Tour de Museum KA – Ambarawa
Desember 15, 2005
Memperingati hari kemerdekaan RI yang ke-59 pada tanggal 17 Agustus 2004, kami mengunjungi kota Ambarawa yang berjarak sekitar 75 km ke utara dari Yogyakarta, 30 km ke selatan dari Semarang. Kami berangkat dari rumah Baran dengan rute Baran – Balangan – Ngluwar – Muntilan – Magelang – Secang – Ambarawa. Setiap kali kami bepergian ke arah Magelang, tak lupa kami menyempatkan diri untuk menikmati bakso sapi di Jalan Magelang di daerah Semen sebelum Muntilan, hemm..enak lho apalagi ditambah karak yang sedikit gosong kesukaan Dik Beti. O iya, selain bakso sapi warung yang terletak di sebelah kiri dari arah Yogyakarta ini juga menyediakan soto sapi dan aneka minuman dingin dan panas.Berkunjung ke Museum Kereta Api yang merupakan satu-satunya museum kereta api kuno di Asia Tenggara, kami mendapati berbagai jenis kereta api kuno (loko) jaman penjajahan Belanda. Ada lebih dari 20 koleksi kereta api kuno, salah satunya adalah seri NIS 250/C 1603 yang merupakan koleksi yang ke-16. Kereta pabrikan Hartmann Chemnitz ini berbahan bakar kayu dan mulai dioperasikan pada tahun 1902. Kecepatan maksimum mencapai 55 km/jam.
Tak lupa kami menyempatkan diri untuk berfoto diri dengan koleksi kereta api kuno. Bagi Anda yang berkunjung ke Kota Ambarawa, kami sarankan untuk tidak ketinggalan berkunjung ke Museum Kereta Api. Jika Anda mau, Anda dapat memesan dan mencoba naik kereta api kuno dan berkeliling Kota Ambawara (Railways Mountain Tour) sepanjang 18 km pp. Pasti menjadi pengalaman yang mengasyikkan.
Entry Filed under: Ayo Bertamasya. .



Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed