Archive for Oktober, 2006

Erin bobo dulu ya ..

Erin sudah kenyang mimik susu, sekarang Erin mau bobo dulu ya. Nanti kita teruskan lagi mainnya. Dadagh.

Add comment Oktober 31, 2006

Erin, Hari Ke-3 dan Ke-4

Pada hari ke-3, kami diperbolehkan untuk pulang. Namun suster mengusulkan agar bayi tetap tinggal semalam untuk disinari ultraviolet untuk mencegah “kuning”. Meskipun bilirubin menunjukkan angka 8 di mana cukup aman bagi bayi, kami setuju agar Erin dirawat semalam lagi di rumah sakit. Dik Bety memutuskan pulang ke rumah, lagian jarak rumah kami ke rumah sakit hanya 3 km. Pada hari itu, saya mengantarkan ASI yang telah diperas Dik Bety siang dan malam hari. Hal ini kami lakukan agar minum bayi tidak digantikan dengan susu formula.

Pada hari ke-4, kami menjemput Erin ke rumah sakit. Dik Bety harus ikut karena hanya Ibu yang boleh mengambil bayi dari rumah sakit. Kami berdua pun pergi ke rumah sakit. Setelah membereskan surat-surat administratif seperti surat keterangan lahir dan surat kontrol, saya memasukkan berkas pengurusan akta kelahiran melalui rumah sakit yang terdiri dari surat keterangan lahir, akte pernikahan dan fotokopi KTP kami berdua.

Add comment Oktober 31, 2006

Erin, Hari Ke-2

Tanggal 8 Oktober 2006 adalah hari ke-2 usia Erin. Pagi ini Simbah Putri Yogya datang, jadi ayah jemput simbah putri dulu di stasiun. Siangnya kami besuk ke rumah sakit, kami melihat bayi kami di kamar bayi dan menemui ibu di kamar perawatan pasca bersalin. Memang, selama jam besuk ibu dipisah dari bayinya untuk alasan kesehatan bayi supaya sesedikit mungkin kontak dengan orang-orang.

Ada waktu-waktu tertentu di mana bayi diserahkan ke ibunya supaya dapat disusui. Belum tentu air susu ibu langsung keluar, tapi prosesi ini sangat diperlukan untuk memacu produksi ASI. Selama perawatan di rumah sakit, setiap tiga jam bayi diberikan minum susu. Jika ASI belum mencukupi kebutuhan bayi, biasanya diberikan susu formula. Demikian juga dengan Erin.

Add comment Oktober 31, 2006

Putri Tercinta Kami,

“Selamat pagi, nama saya Arlene Veterina Nindita Bandung. Panggilan saya Erin, rumah saya Jalan Pandu Dalam I. Hobi saya pipis dan begadang”.

Add comment Oktober 9, 2006

Segera Sesudah Kelahiran Putri Kami

Dik Bety harus menjalani perawatan untuk memulihkan kondisi setelah proses melahirkan. Pihak Rumah Sakit tidak mengijinkan adanya penunggu pasien di dalam Kamar Inap. Saya sendiri pulang untuk menyiapkan doa ucapan syukur kepada Tuhan atas karunia yang begitu besar; dan juga melakukan penguburan ari-ari.

Add comment Oktober 8, 2006

Lahirnya Putri Pertama Kami

Tepat pukul 18.00, Dik Bety melahirkan bayi mungil. Terimakasih banyak Dik Bety, atas perjuangan dan pengorbanan yang begitu besar selama proses mengandung dan melahirkan. Senang dan takjub bercampur aduk melihat seorang bayi mungil pertama kali menangis. Rupanya bayi kami tidak berlama-lama menangis, malah berdiam memandang ibu yang baru saja melahirkannya. Lucu sekali .. Berat badannya 2.600 gram dan tingginya 47 cm.

Terimakasih banyak Dokter Sofyan Sjahid, karena Dokter harus menunda buka puasa dan membantu proses persalinan. Terimakasih banyak suster, karena dengan penuh kesabaran dan kelembutan menemani dan menyemangati kami yang membuat kami merasa tenang melalui waktu-waktu mendebarkan.

Add comment Oktober 8, 2006

Menjelang Hari Melahirkan

Telah menjadi standar baku kalau usia kehamilan dihitung sejak hari datangnya mens terakhir. Kami mendapatkan perkiraan dari dokter bahwa hari melahirkan adalah 14 Oktober 2006. Konon, menurut pengalaman beberapa orang sahabat kami dan juga dari buku-buku yang kami baca, hari melahirkan bisa maju dua minggu atau bisa mundur sampai dengan dua minggu.

Mulai akhir November lalu kami sudah bersiap-siap kalau kalau harinya telah datang. Persiapan umum telah kami lakukan jauh-jauh hari, seperti menyiapkan pakaian-pakaian buat ibu di rumah sakit dan setelah melahirkan, juga pakaian-pakaian buat bayi, dan perlengkapan lain untuk bayi khususnya kosmetik bayi (sabun & shampoo, baby oil, minyak telon, talk tubuh, deodorant, dan minyak rambut) dan perawatan pusar (kasa steril dan alkohol 70% dikombinasikan dengan produk siap pakai).

Pengalaman kami, berdebar juga menantikan kehadiran sang buah hati apalagi usia kehamilan istri tercinta semakin mendekati hari melahirkan. Pada hari Sabtu Pahing, tanggal 7 Oktober 2006, pukul 01.00 kami menuju RS Borromeus karena sudah ada tanda-tanda di mana kami mesti berangkat ke rumah sakit. Begitu kami masuk kamar persiapan melahirkan, Dik Bety langsung ditangani oleh suster rumah sakit dan sejak malam itu kami tidak diperbolehkan pulang.

Kami berdoa semoga proses melahirkan dapat berjalan dengan lancar dan kami semua selamat. Saya mencatat waktu-waktu kontraksi untuk meyakinkan bahwa waktu melahirkan telah semakin dekat. Pukul 13:00 kami dipindahkan ke kamar persalinan. Wah .. semakin mendebarkan saja berada di dalam ruangan yang dingin dan penuh peralatan medis.

Add comment Oktober 8, 2006


On Twitter

Tulisan Terakhir

RSS Ayah Erin @ Wordpress

Blogroll

Top Posts

Komentar Terakhir

adityahartanto di Ibu Membelikan Erina Lemari un…
Nda di Ibu Membelikan Erina Lemari un…
Dwi di Erin Bergadang
Petrus Sungkono di Salam Sahabat
aditya di Tour de Taman Ganesha
aditya di Erin Bergadang
nisye di Erin Punya Rumah Baru
Daftar tempat wisata… di Tour de Taman Ganesha

Blog Stats

 

Oktober 2006
S S R K J S M
« Jul   Nov »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Arsip

Meta

Flickr Photos

DSC_0256

DSC_0267

DSC_0285

More Photos

Halaman