Archive for April 23rd, 2008
Dik Erin, Ngemilnya Kuat Sekali …
Erin itu kecil kecil tapi makan dan ngemilnya kuat sekali lho. tidur dan mimik susunya juga kuat. pantesan semua orang bilang erin itu antep, badannya keras. dan yang pasti erin sehat sekali tidak pernah sakit. dari lahir sampai sekarang 1,5 tahun erin ga pernah sakit, ga pernah batuk pilek, bahkan kalau anak lain ketika mau tumbuh gigi atau mau jalan atau mau sesuatu yang baru pake panas dan mencret, putri semata wayang kami itu tidak pakai semua itu. ketika mau tumbuh gigi atau yang lainnya erin ga pernah panas atau yang lainnya. paling dia jadi lebih larut bobonya dan betah maen sampe malam kalau mau melalui fase-fase diatas.
Putri kecil kami itu mempunyai hobby tidur malam dan bangun siang. tapi sekarang jam 10/10.30 dia sudah mau mulai tidur dan jam 7/7.30 pagi sudah mau bangun. kalau dulu mah…………….jam 12 atau jam 1 malam baru tidur dan baru bangun jam 9 atau 9.30.
Sejak umur 1,5 tahun erin mulai ga mau nenen ke ibu. aneh memang……………kalau anak lain begitu susah disapih, erin malah ga mau sendiri. kalau dah merem tidur siang atau malam sich erin masih mau nenen asi tapi begitu melek dah ga mau lagi (sepertinya genduk cilik itu males nyedot lagi, capek kali ya………………………….). jadi mulai 1,5 tahun ini kami memberi tambahan susu formula utuk erin.
Jadwal makan putri kami itu sebagai berikut: 9 erin sarapan pagi, 10.30 susu formula, 12 makan siang, 12.30 tidur siang dan nenen asi, 16.00 makan buah, 17.30 makan sore, 20.30 susu formula. nach………..di sela jam 6 sore sampe minum susu itu erin selalu ngemil ga mau henti-henti. buah jeruk, stiko, krupuk, roti dan semua makanan masuk dech ke perutnya. kami sudah memberi beragam makanan untuk dia, kecuali es, coklat, dan permen. untuk makanan itu kami memang ketat tidak memperbolehkan erin mengkonsumsinya. karena itulah makanya gigi erin putih, rapi dan bersih.di tambah sejak bayi kami selalu rajin menggosok giginya pakai sikat gigi jari, wah……………tambah cling dech giginya.
Add comment April 23, 2008
Nasi Tim untuk Dik Erin
Tanggal 7 April 2008 lalu Dik Erin genap berusia 1.5 tahun. Konon, bayi yang berusia 1 tahun sudah bisa maem makanan orang dewasa. Ada juga yang bilang bahwa makanan orang dewasa akan membuat usus bayi cepat belajar menerima berbagai jenis makanan dan baik untuk pertumbuhan gigi.
Dik Erin sebenarnya sudah diperkenalkan dengan makanan orang dewasa waktu berusia 1 tahun lebih. Namun, Dik Erin seperti belum mau dan kalau pun mau hanya memilih makanan nasi putih saja. Lauk atau sayurnya sering dileteh-leteh. Dik Beti mencari solusi lain yaitu dengan tetap memberikan nasi tim lengkap dengan sayur dan lauk-pauk.
Berikut ini adalah proses memasak nasi tim Dik Erin yang menghabiskan waktu kurang lebih satu jam setiap pagi hari.
-
Satu peres takaran beras bawaan rice cooker dimasukkan ke dalam 800 mL air mendidih
-
Satu lembar daun salam dan garam secukupnya dimasukkan ke dalam masakan
-
Satu ons daging sapi yang sudah dicuci diiris kecil dan dimasukkan ke dalam masakan
-
Kira-kira setengah jam kemudian, daging sapi diambil dan didinginkan
-
Daging sapi diblender dan dimasukkan ke dalam masakan
-
Dua buah tahu yang sudah digoreng diremet-remet pakai sendok dan dimasukkan ke dalam masakan
-
Brokoli atau kacang panjang diiris halus dan wortel diparut kemudian dimasukkan ke dalam masakan
-
Sering-sering aduk dengan pelan supaya nasi tidak hancur dan api dikecilkan
-
Mateng dech siap dihidangkan, untuk siang hari, sore hari, dan kadang malam hari, nasi tim diambil ke dalam mangkok tahan panas kemudian dimasukkan ke dalam rice cooker keluarga
-
Boleh dicoba, lezato lho ..
Dik Erin maem setiap jam 9 pagi, 12 siang, 17 sore, dan kadang-kadang jam 21 malam kalau masih seperti lapar.
Add comment April 23, 2008
Gambang Suling, Pengantar Bobo Dik Erin
Sudah semingguan ini Dik Erin mulai mau bobo jika digendong ayahnya, kami masih belum mengerti karena biasanya Dik Erin sama sekali ngga mau bobo dengan ayahnya. Belakangan ini justru Dik Erin malah nangis dan ngamuk kalau mau digendhong Dik Beti untuk bobo.
Kalau Dik Beti terbiasa “uro-uro” atau menyanyikan lagu Tak Lela Ledhung, saya lebih terbiasa menyanyikan lagu Gambang Suling seperti ini:
“Gambang suling ngumandhang swarane
Thulat thulit kepenak unine
U…nine mung nrenyuhake
Ba…reng lan kentrung ketipung suling
Sigrak kendhangane”
Wah .. rupanya lagu ini memiliki daya magis luar biasa untuk membuat Dik Erin menjadi terkantuk-kantuk dan kemudian tertidur pulas .. Selamat bobo ya putri cantik ayah ..
1 comment April 23, 2008
Hebat … Dik Erin Hafal Track Lagu
Setiap hari, VCD Player kami memutar VCD lagu anak-anak. Selain disambungkan ke monitor televisi untuk menikmati gambarnya, televisi juga sering dimatikan jadi hanya mendengarkan alunan musiknya saja. Yah .. untuk menghadirkan suasana kekanak-kanakan menemani Dik Erin “belajar” dan bermain di rumah.
Kalau maem sore, Dik Erin maem di dalam rumah karena cuaca di luar dingin khawatir kena masuk angin. Supaya tidak bosan, Dik Erin maem digendhong Mba Sem sambil menikmati alunan musik anak-anak dan melihat gambarnya di televisi.
Hebatnya .. Dik Erin mulai hafal beberapa track lagu apa yang akan dimainkan berikutnya. Misalnya jika track berikutnya adalah lagu Berkebun, Dik Erin menyebut-nyebut “kung .. kung ..” maksudnya cangkul .. cangkul .. Jika track berikutnya adalah lagu O Nina Bobo, Dik Erin menyebut-nyebut “bobo .. bobo ..”. Kalau lagu “Burung Kakak Tua”, Dik Erin menyebut-nyebut “kakak .. kakak”.
Wah .. Dik Erin hebat ya ..
Add comment April 23, 2008
Dik Erin, Mulai Banyak Kosa Kata
Dulu banget .. kata pertama dari mulut Dik Erin adalah “Enggih .. Enggih”, maksudnya “Inggih” dalam Bahasa Jawa atau “Iya”. Memang kata-kata tersebut sering keluar dari ayah dan ibunya. Baru kemudian kata “Ayah” mulai akrab dibunyikan Dik Erin, selain “Maem” untuk mengatakan Dik Erin minta maem atau mimik.
Mengatakan “Ibu” mungkin baru dua bulan terakhir ini, rada susah kali ya. Karena sering maen ke luar rumah, Dik Erin mulai hafal menyebut “Aak” untuk memanggil Aak, panggilan seorang tetangga. “Tok .. Tok ..” untuk memanggil Mba Tati, “Pung .. Pung ..” untuk memanggil Pak Pung, atau “Mbah ..” untuk memanggil Simbah.
Sejak masa kampanye pemilihan Gubernur Jawa Barat yang baru, banyak sekali stiker-stiker kampanye yang dipasang di tembok-tembok rumah. Begitu melihat stiker dengan gambar bapak-bapak calon, kontan dech Dik Erin berteriak “Bapak .. Bapak ..” sambil menunjuk stiker tersebut.
Uniknya seorang batita mengerti lebih banyak dibandingkan sekedar kosa kata ya. Misalnya ketika kami mengatakan sesuatu yang beberapa kali atau sering dilakukan, Dik Erin langsung bertingkah bahwa kita akan melakukan sesuatu untuknya. Misalnya, ketika kami menawari untuk menyalakan komputer, “Komputer Dik ..?”, Dik Erin langsung dech mendatangi mesin CPU dan berusaha untuk menekan-nekan tombol power karena terbiasa melihat kami melakukannya. Saking senengnya, CPU nyala pun berusaha direset atau di-power on-off berulang-ulang he he ..
Add comment April 23, 2008


