Dik Erin, Mulai Banyak Kosa Kata
April 23, 2008
Dulu banget .. kata pertama dari mulut Dik Erin adalah “Enggih .. Enggih”, maksudnya “Inggih” dalam Bahasa Jawa atau “Iya”. Memang kata-kata tersebut sering keluar dari ayah dan ibunya. Baru kemudian kata “Ayah” mulai akrab dibunyikan Dik Erin, selain “Maem” untuk mengatakan Dik Erin minta maem atau mimik.
Mengatakan “Ibu” mungkin baru dua bulan terakhir ini, rada susah kali ya. Karena sering maen ke luar rumah, Dik Erin mulai hafal menyebut “Aak” untuk memanggil Aak, panggilan seorang tetangga. “Tok .. Tok ..” untuk memanggil Mba Tati, “Pung .. Pung ..” untuk memanggil Pak Pung, atau “Mbah ..” untuk memanggil Simbah.
Sejak masa kampanye pemilihan Gubernur Jawa Barat yang baru, banyak sekali stiker-stiker kampanye yang dipasang di tembok-tembok rumah. Begitu melihat stiker dengan gambar bapak-bapak calon, kontan dech Dik Erin berteriak “Bapak .. Bapak ..” sambil menunjuk stiker tersebut.
Uniknya seorang batita mengerti lebih banyak dibandingkan sekedar kosa kata ya. Misalnya ketika kami mengatakan sesuatu yang beberapa kali atau sering dilakukan, Dik Erin langsung bertingkah bahwa kita akan melakukan sesuatu untuknya. Misalnya, ketika kami menawari untuk menyalakan komputer, “Komputer Dik ..?”, Dik Erin langsung dech mendatangi mesin CPU dan berusaha untuk menekan-nekan tombol power karena terbiasa melihat kami melakukannya. Saking senengnya, CPU nyala pun berusaha direset atau di-power on-off berulang-ulang he he ..
Entry Filed under: Tentang Erin. .



Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed