Erina Imunisasi Typhim Pi
Februari 2, 2009
Sabtu sore ini Erina bersama ayah dan ibu pergi ke praktek dokter Sandjaya di Jalan Rajiman Bandung untuk mendapatkan imunisasi Typa/Typhim Vi yaitu pencegahan terhadap penyakit Typhus dan paratyphus (Tipes perut). Sedianya, Erina dibawa ke dokter kemarin sore. Namun karena cuaca yang tidak mendukung, kami pun menundanya hingga terlaksana sore hari ini.
Tiba di dokter jam menunjukkan pukul 17.10. Panggilan terakhir adalah nomor 9, sementara Erina mendapat nomor antrian 25. Seperti setiap datang ke dokter, Erina selalu tertarik dengan aneka balon yang dijajakan di sana. “Balon .. balon ..”, Erina sambil menunjuk balon di ujung sana. Sepertinya Erina sudah mengoleksi hampir semua balon yang ada di sana dech. Akhirnya setelah merayu ibu pun, Erina mendapatkan satu balon boneka anak-anak. Jadi punya dua dech dengan yang ada di rumah.
Setelah menunggu beberapa lama di toko Kerota yang terletak di samping tempat praktek, Erina pun mendapat panggilan. Rupanya Erina sudah sangat hafal dengan tempat di mana Erina sering mendapatkan suntikan imunisasi. “Ga ga mau diuntik”, Erina mulai takut. Tidak beberapa lama di dalam ruang periksa, Erina pun menangis minta keluar.
Begitu dibaringkan di tempat tidur anak, tangisan menjadi sedikit mereda. Apalagi dokter mencoba untuk menghiburnya. Ketika dokter minta mulut dibuka “Ha .. coba”, Erina pun membuka mulutnya. Wah pinter dech Erina. Berlangsung cukup cepat, dokter pun sudah menyuntikkan imunisasi Typhim Vi.
Tidak seperti sebelum-sebelumnya ketika sehabis disuntik Erina menangis keras. Kali ini Erina tidak menangis ketika digendong ayah ke luar. Malah sempat bermain dadagh dengan boneka kucing yang melambai-lambaikan tangannya. “Dadagh kucing”, kata Erina berpamitan.
Entry Filed under: Hari Penting Erin. .



Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed